Kenapa "Nomikai" Tidak Akan Pernah ada di Daftar "Favorit" Saya
Bohong kalau aku bilang "nomikai" di sebuah izakaya di Esaka tadi ga menyenangkan sama sekali dan aku pergi dengan 100% perasaan terpaksa. Tapi, bayarnya itu lho yang bikin sakit hati. Buat sesama Indonesia-jin, saya bersyukur kita ga punya budaya "nomikai"! Let's keep it like that, ne.
(tadi habis nomikai di izakaya itu, ada 2 orang yang punya ide gila pergi ke "二軒目" alias lanjut minum ke izakaya lain. Duh, untungnya 3 di antara kami masih berpikiran waras dan sadar kalo besok masih hari sekolah. So we ended up going to Jankara Esaka instead...Karaoke lagi dah^^;; Btw, 2 orang yang tadi masih kepengen banget minum itu kayaknya sekarang lagi lanjut pergi minum ke suatu tempat bersama si namja Korea biang party ( u know who lah) ...Yah, mudah-mudahan tuh 3 orang ga kenapa-napa deh! Kalo besok aku ga liat mereka di skul...artinya mereka KO--;;)

semahal itukah ikutan nomikai?
kelasku lom pernah ada acara apa2,, hehe
Posted by: LikeLite | June 17, 2008 10:26 PM
iya, ke, yang namanya nomikai itu dijamin muahaaaal. abisnya semua kan pada pesen ini, pesen itu...dan semuanya dibagi rata, mau makan/minum dikit atau banyak tetep aja kenanya sama. T____T
Posted by: Ayu | June 18, 2008 01:08 AM