« March 2008 | Main | May 2008 »

The so called GW

GW= Golden Week...tapi aku rasa, JEpang perlu mempertimbangkan untuk mengganti nama liburan ini. kalau pemerintah Jepang mau menetapkan 1 minggu penuh sebagai libur nasional, baru bisa dibilang golden WEEK!
Lha, libur lompat-lompat, pake acara hari kejepit pula, apanya yang golden week?!? Emang banyak sih sekolah dan uni yang meliburkan muridnya seminggu penuh (bahkan lebih), tapi...ga sedikit pula sekolah yang liburnya cuma pas tanggalan merah.
Sedihnya, sekolahku masuk kategori ke2. Sementara banyak teman yang sedang berleha-leha, bahkan sudah melanglang buana ke luar kota buat jalan-jalan, aku tetap harus menyeret diriku ke sekolah. Bikin kesel aja.

Aaargh, mana tadi pagi, pas masih nyenyak tidur, aku harus terbangun oleh suara-suara berisik dari taman di seberang asrama. KAyaknya ada demo lagi, atau kampanye partai politik (yang menentang pemerintahan koalisi partai 自民党 dan 公明党). nYAnyi-nyanyi, tereak-terak dari pagi, sumpah, berisik!!!!!!

                            

世界一カンタン。。。やって

Dalam rangka (sok) semangat belajar untuk hennyuu (transfer) ke universitas tahun depan, 2 minggu yang lalu aku beli buku ini di kinokuniya:

Sbsh0004_1Keieigaku ga yoooku wakaru Hon

dengan embel-embel subtitle:

"Sekaiichi kantan na keieigaku no nyuumonsho" (buku ilmu manajemen tingkat pemula paling mudah)

DAn setelah 2 minggu menggeluti buku ini, aku berkesimpulan bahwa kalau buku ini memang sekaiichi kantan, berarti aku ini sekaiichi AHO!

Arrrgh!

(SOk) Dilematis

Aku gak berencana pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini. Niatku mau bersabar minimal 1 tahun sebelum balik lagi ke Indonesia, mungkin untuk selamanya, akhir Maret tahun depan. Tapi, waktu ada teman yang minta ditemenin ke Jakarta bulan Juli nanti karena penasaran dengan yang namanya Indonesia, aku ga bisa nolak!

Sebenernya, niat awalku masuk tourism juga karena aku pengen mempromosikan wisata Indonesia(?). Sekarang, ada 2 teman orang asing - yang buta sama sekali tentang Indonesia- pengen jalan-jalan ke jakarta...ini kan kesempatan besar buat mempromosikan Indonesia! Kesempatan buat menunjukkan kalo Indonesia bukan negara di mana penduduknya tinggal di pohon dan makan orang. Aku excited, tapi sekaligus kesel karena timing nya ga pas

Dou shiyou...kalau aku tolak sekarang, belum tentu nanti mereka niat lagi pergi ke Indonesia. Kalau aku iya-in, aku bakal harus buang ber-man2 lagi buat tiket pulang dan harus kembali menghadapi "perasaan berat meninggalkan jakarta dan keluarga untuk kembali ke Jepang" yang bener2 menyiksa.

Teyuka, kenapa harus ke Jakarta sih?? Kalo Bali, aku ga bakal pikir panjang buat pergi.

Hehehe

Ternyata ga cuma Jakarta, mereka pengen diajak muter-muter keliling Indonesia. Heeeeeh?!?!? Sepertinya si makhluk korea ini dapet ide gila setelah baca blog seorang turis korea yang pernah bertualang di Indonesia selama 1 bulan dan merekomendasikan Indonesia sebagai tempat yang must visit.

Seneng sih mereka punya kyoumi sama Indonesia. Tapi 1 bulan? Keliling Indonesia pula?!?! Lha, aku keluar pulau jawa aja blum pernah!! Aiiish, untung mereka bisa ngerti dan akhirnya setuju sama angka "1 minggu" untuk keliling sekitar Jakarta plus ke Bali.

Yahooo...denger kata Bali, nandaka yaruki ga decchau na^^ Maybe this isn't such a bad idea afterall...

Ratapan Anak Tiri

Huhuhuhuhuu....
Akhir-akhir ini beredar rumor  di antara kokuhisei mengenai uang beasiswa yang akan segera dipotong bulan ini,,,padahal senpai2 kami tahun lalu dipotongnya bulan november (atau oktober??). Tentunya ini bukan kabar menyenangkan karena ,buat sebagian dari kami,  8rb yen bukan jumlah yang sedikit. MIsalnya aja aku: 8 ribu yen= ongkos ku ke sekolah 1 bulan!
Di tengah2 kekhawatiran yang mencekam itu, tadi pagi aku dapet sms dari temenku yang sama-sama anak Sundai. Isinya: Kokuhisei disuruh kumpul di depan jimushitsu pulang sekolah. Ada pemberitahuan penting!
Aaah, akhirnya datang juga. "Pemberitahuan penting" itu, apalagi kalau bukan tentang pemotongan uang beasiswa kami? Shock, karena ga menduga bakal secepat ini...tapi kami cuma bisa pasrah dan sudah mempersiapkan diri buat mendengar kabar buruk itu.
EH, ga taunya, sekitar 1 jam kemudian, datang lagi sms dari teman yang tadi. KAtanya: "Ini bukan tentang pengurangan allowance. Ternyata kita ga bakal dapet allowance kita bulan ini!!!!"
Hheee?????!!!!!
Sumpah, waktu baca itu, aku SHOCK luar biasa sampe hampir tereak...untung aku inget kalo saat itu masih jugyouchuu.
GA dapet allowance tte dou iu koto?!?!?!?!?!?!
Begitu pelajaran selesai, aku langsung lari nemuin temenku itu buat minta penjelasan...berharap aku cuma salah pengertian aja. Atau mungkin dia cuma bercanda dan pengen bikin aku panik (I'm really an easy target for this kind of prank...).
Sayangnya, dia ga becanda. Setelah denger penjelasan dari dia, dan juga mengkonfirmasi langsung ke jimushitsu, baru kami mengerti apa yang sebenarnya terjadi...]
Intinya, INI SEMUA SALAHNYA SEKOLAHKU YANG LELET BIKIN FORM TANDATANGAN!!!! GAra-gara itu, mereka jadi telat menyerahkan tanda tangan kita ke monbukagakusho dan kami, 6 orang kokuhisei malang yang antara tanggal 9-12 kemaren sudah bolak-balik lebih dari 5 kali ke jimushitsu buat tandatangan, tapi selalu dapat jawaban "Form nya belum siap", harus menanggung akibatnya. Beasiswa bulan ini, yang sudah amat sangat kami nantikan, baru bisa kami terima akhir bulan depan.
T_____________________________T
HUhuhuu.
Tapi, Untungnya, pihak jimushitsu sekolah mengakui kalau mereka yang salah dan minta maaf baik-baik. Mereka juga nawarin pinjaman uang untuk biaya hidup 1 bulan ke depan buat mereka yang memang ga punya uang sama sekali( udah seharusnya sih. mereka kan ga bisa lepas tanggung jawab begitu aja dan membiarkan kami sonomama shinde iku...)
Hhhh. Saat-saat seperti ini, aku bersyukur aku masih sempet nabung dan punya duit cukup untuk hidup 1bulan tanpa beasiswa. Yang kasihan itu mereka yang di rekening bank nya cuma ada sisa uang beberapa ribu yen. TErpaksalah mereka pinjam uang dari sekolah demi sesuap nasi.

Yah, inilah nasib kami, para Sundai-sei...nelangsa disia-siakan oleh sekolahnya yang memperlakukan  kokuhisei seperti anak tiri.

URI NEUN SUPER JUNI - OEYO!!

no matter how hard i try, i just can't seem to get them out of my head. they're here to stay. my super junior...forever!

I think I'm going crazy.
No, let me rephrase that; I HAVE gone crazy......Yesterday I had a hard time in the train trying  to stop a stupid smile from appearing on my face when an image of kibum's super cute face suddenly flashed through my mind.

Superjunior9AAAARGH. those 13 sexy-good looking-yet incredibly silly - korean namjas have really driven me nuts.


SARANGHaEYO!!!!!!!!!!!
Oh no! Now I sound like one of those crazy fanatic fan-girls.......Or have I already turned into one??

cause i can't stop thinkin bout U....

toraberu

Whew!
Tour planning itu menyita waktu dan melelahkan. Padahal ini cuma tour 2 hari ke Wakayama yang letaknya di sebelah Osaka, dan "peserta" tour nya juga cuma 5 orang termasuk aku sendiri!
Meriksa jadwal kereta n bus, ngatur budget semurah-murahnya, ngatur jadwal acara, meriksa tempat-tempat yang mau dikunjungin. Pusing, tapi, lama-lama nandaka tanoshii...asal ga dilakukan pas jadwal pelajaran  aja.
^^;;
Kalo begini baru kerasa kalo aku emang seorang "toraberu gakusei" , bukannya "toraBUru gakusei".
*tertawa pahit*

Shioyaki-chan

SAKANA no AYU????????!!!!

Bagaimana bisa aku begitu bodohnya menyamakan namaku dengan nama ikan?? KAyak ga ada cara lain untuk menjelaskan spell namaku, seperti , misalnya, mengejanya dengan huruf latin A-Y-U!!
Kok bisa-bisa nya aku memulai jikoshokai dengan "sakana no ayu desu."?????!!!!!!!

AAAAAAAARRRRRGHH! Bahkan si sensei pun ketawa dan mulai menyebut2 shioyaki ayu kesukaannya.
Arrrrghhh!!!

Don't take my life away!!!

aku mendengar isu-isu tak sedap tentang larangan mengunduh benda-benda ber-copyright (film, lagu,dsb) dari internet yang belum lama diterapkan di Jepang.
KATANYA sudah ada beberapa orang yang dapat surat peringatan. KATANYA lagi, pemerintah jepang bakal mengirimkan surat peringatan sampai 3 kali sebelum menerapkan sanksi hukum bagi yang tetep nekad mengunduh-unduh. (duuuh, ga enak ya ternyata bahasanya..enakan "donlot ">,<)
OOOOOOH NOOOOO!!!
Ini beneran ga sih??

Too Much Info from a Stranger

TAdi di kelas Bahasa Inggris (yang baru, yang gurunya bukan Eric lagi. Sekarang kami diajar bule Inggris tua2 keladi berotak agak miring bernama Roger. Muridnya juga beda semua, kebanyakan anak-anak yang aku ga pernah liat dari program Airline dan  English Communication.), kami disuruh berlatih untuk menjawab pertanyaan2 yang kami ga pengen jawab dengan "diplomatis". Sebelum bisa latihan jawab, tentunya kita kudu bikin pertanyaan dulu, dan pertanyaan2 itu sengaja kami buat sangat personal supaya orang enggan untuk menjawab.
Salah 1 pertanyaan yang kelompokku bikin adalah...
"How many girlfriends have you been with?" (as in "sleep with").

Ingat! Pertanyaan ini cuma lucu-lucuan, dan tentunya kami emang ga mengharapkan jawaban. Sayangnya, ada 1 cowok yang kami tanya, yang sepertinya super clueless tentang inti dari latihan ini, atau emang segitu polosnya, atau malah pengen pamer... yang begitu kami tanya, dengan serius mikir beberapa detik sebelum menjawab dengan senyum malu-malu.
"Only 2."
@_@
Hidiiih, mas...plis deh. Emangnya kita pengen tau???
That's just too much information.....

Saigo ni

Seharusnya, hari Sabtu minggu lalu kami pergi ke tempatnya Che2 di Kyoto bwt hanami-an. Tapi, karena satu dan lain hal, (oke, mungkin sakit gigi ku juga berperan penting), acara itu harus ditunda. Jadilah kemarin, kami AKHIRNYA pergi juga ke Kyoto bwt a kinda belated ohanami.
Img_2245Full bloom sakura sebenernya sudah lewat, makanya bunga-bunga sakura di tepi kamogawa juga udah pada mulai rontok dan lebih didominasi warna hijau daunnya.  Tapi, Pokoknya selama masih ada sisa-sisa sakura untuk dilihat, acara piknik kemaren masih bisa dibilang ohanami (hana 花= bunga, mi見= lihat) kan? Hehehe. Lagian, masih tetap bagus kok pemandangannya.

Pergi ke Kyoto kemarin itu bener-bener hisashiburi ni. Aku ga inget kapan terakhir kalinya aku jalan-jalan ke Kyoto, yang jelas udah berbulan-bulan lalu. Makanya, aku lumayan excited kemarin. Sayangnya, perjalanan ke kyoto harus dinodai oleh sebuah insiden yang teramat sangat memalukan di dalam kereta. --;; aku tahu aku emang kurang olah raga BANGET sejak lulus dari SMA (karena ga ada lagi pelajarn OR, yang berarti ga ada alesan bagiku untuk memaksa diri berolah raga), tapiiii, aku ga tau kalo undoubusoku (mungkin juga plus diet ngawur) bisa membawa dampak begitu dahsyat dan memalukannya. ARRRRRGHHHH!!!!! Mungkin aku harus mulai gerak-gerak badan sedikit. Senam pagi sepertinya masih masuk akal...

Eniwei, kembali ke Kyoto...Setelah hanami singkat di kali Kamogawa, dengan dipandu oleh our tour guide of the day, Che2, kami jalan kaki ke Kyoto Imperial Palace (Kyōto Gosho (京都御所 ) )yang letaknya ga jauh dari Kamogawa. Biasanya, untuk masuk ke Istana yang digunakan oleh Kaisar Jepang sampai ibukota dipindahkan ke Tokyo tahun 1869 itu, kita ga bisa sembarangan aja; mesti daftar dulu, pakai kasih paspor dan segala rupa id, dan jumlah yang boleh masuk pun dibatasin. Tapi, kebetulan, pas kemarin kami pergi ke sana, istana lagi dibuka untuk umum, gratis pula^^ Yatta!

Img_2262Img_2258 Img_2263 Img_2265







Kyoto Gosho sebenernya ga terlalu luar biasa, menurutku. Dibandingin dengan palace di Korea, rasanya masih kurang "WAH", gitu sebagai kediaman seorang Kaisar...Kalo ada yang bikin aku kagum, itu adalah tamannya yang  indah, hijau,  dan kesannya sejuk banget.

Img_2251





Oh iya, sakura di sana juga kirei!

Sayangnya, karena lagi dibuka untuk umum, kemaren itu pengunjung Gosho luar biasa banyak sampai di dalam pun kita ga bisa melihat-lihat dengan leluasa. Mau foto-foto aja susah karena harus rebutan spot yang bagus dengan ratusan orang lain. Yaah, resiko gratisan...

Dari Gosho, ber 4 sama echa, intan, n A**n (katanya ga mau disebut2 namanya, takut jadi terkenal XP), aku ke apartment barunya Che2 di dekat sana.Di sana Chef Che2 menunjukkan kepiawaiannya dengan memasak spaghetti buat kami makhluk2 kelaparan. ^0^ Oishikatta!! Sasuga che2 dayone...

Waktu mulai gelap, kami lanjut jalan ke daerah Gion, mau liat sakura light up di salah satu Jinja (Shinto Shrine) di sana. Sama seperti di tempat-tempat lain, waktu kami ke sana, sakura di Jinja itu juga udah banyak rontok. Tapi, masih tersisa kerennya kok, apalagi dengan light up kayak gitu. Ga lah rugi pergi ke sana (masuknya juga gratis). Di sana juga banyak food stall seperti kalau matsuri (festival) musim panas. Yakitori (sate ayam??), ringoame (apel dibalut gula..manis dan lengket), Taiyaki (semacam kue bentuk ikan isi pasta kacang merah), kasutera (semacam bolu), ikayaki (cumi panggang)...slurp...bikin perut yang udah terisi penuh oleh spaghetti tiba-tiba jadi kosong lagi. Sayang mahal, kalau ga aku pasti sudah kalap makan semuanya....(diet? kalau lagi jalan-jalan mana sempet mikirin diet?? lagipula, usahaku melaparkan diri sendiri selama 2 minggu ternyata ga memberikan hasil sesuai harapan...)

Aaah, bener-bener akhir yang menyenangkan untuk libur musim semi yang panjang.

Besok sudah mulai sekolah lagi.
Yosh!Tahun ajaran baru, semangat baru ...

.........................................................

................................................................

......................................................................

..........................................................................

mestinya, sih.

Sok serius nih...

Wah, lagi-lagi aku ketinggalan berita dari Indo.
Bukan, kali ini bukan beritanya Cinta Laura yang katanya mirip tulang belulangnya Angelina Jolie itu...berita yang sepertinya akhir2 ini lagi ramai diomongin di Indo (terutama oleh  para pengguna setia internet) adalah tentang pemblokiran Youtube atas perintah seorang MENTERI yang dengan jumawanya ngasih ultimatum ke Youtube untuk me-remove video2 film Fitna (blum nonton , jadi ga bisa komen apa2) dalam 2 hari, yang tentu saja ga ditanggapin sama situs yang secara hukum  kagak ada kewajiban untuk nurutin tuntutan itu.
Gosh! Aku pikir menteri itu kudu orang pintar, intelektual,  bijaksana. Lhaa, yang 1 ini malah mau membawa kita kembali ke zaman purba. Tersinggung dikit main blokir. Aiiish, ternyata menteri kita itu ga jauh beda sama mereka yang kalau marah kerjaannya main bakar-bakaran bendera dan atribut lain. Bisa-bisa nantinya bukan cuma youtube aja, akses internet bakal dijadikan barang terlarang di Indonesia, dengan alasan "menjaga moral dan stabilitas" bangsa Indonesia.
Ga ada cara protes lain kah?

Ohhhh, untung aku lagi ga di Indo...Kalo sampe ga ada Youtube, aku bisa mati! Bagaimana aku bisa melewati hari-hariku tanpa nonton acara-acara super kocaknya Super Junior???
Ahahaha, intinya sih itu aja.
:P

=============================================================

edit:

akhirnya aku nonton juga "film" yang bikin heboh itu. Kalau dideskripsikan dalam 1 kata, kayaknya kata "sampah" adalah yang paling tepat. duuuh, cuma comotan potongan2 video n judul koran  ditambahin sama caption2 provokatif karya seorang meneer belanda parno kayak gitu bisa dibilang film?? Ckckckck, Meneer Wilders, Anda patut bangga sampah ciptaan Anda sanggup mengguncang dunia!

Betewe, katanya youtube dah ga diblock lagi. Akhirnya pak menteri dan ISP-ISP kita insap juga.

Hajimari

Akhirnya, kemarin aku pergi ke sekolah untuk pertama kalinya setelah 2 bulan lebih libur musim semi.
Waktu menginjakkan kaki di lobi sekolah, aku disambut oleh pemandangan para gakusei yang mengerumuni buletin board di tengah ruangan dan sibuk berteriak-terian "ohayou2" atau "hisashiburi!" dengan ributnya.
Beberapa sensei terlihat melintasi ruangan.
PAra staff administrasi di jimusho sibuk di meja masing-masing.

Welcome to hell...

========================================================================

Seperti kubilang sebelumnya, kemarin itu aku ke sekolah cuma untuk ikut orientasi. Orientasi berarti menerima time table baru, diceramahi wali kelas tentang aturan sekolah, dan, tentu saja, dirampok belasan ribu yen untuk membeli buku-buku pelajaran yang dipakenya pun jarang-jarang.
Waktu dapet jikanwari yang baru, aku dengan semangat langsung meneliti kertas itu, berharap akan banyak hari yang mulainya siang atau pulang cepat (secara beban kredit tahun ke 2 lebih sedikit dibanding tahun pertama). Tapi saudara-saudara, lagi-lagi Sundai sukses mengecewakan aku....bukannya dikasih pulang cepet atau masuk siang, yang ada malah "jadwal bolong-bolong" di mana 1 hari bisa ada waktu kosong sampe 3 jam. Mau ngapain coba???
Udah gitu, yang bikin shock lagi adalah ditiadakannya pelajaran TOEIC untuk kami, para pelajar asing. Hhh, bukannya aku ngerasa pelajaran itu berguna banget sih, tapi....darimana lagi aku bisa dapet A gratisan cuma dengan duduk di kelas, ngobrol2 sama senseinya (yang emg kayaknya ga niat ngajar) atau main bingo??? Kata wali kelasku sih ini gara-gara 2 senpai kami tahun lalu yang saking negrasa udah jago b ingg (yang emang bener sih) ga pernah nongol di kelas dan meremehkan senseinya.  Oooh, terima kasih senpai-senpai yang baik hati...
@___@

Oh iya, kalo ada 1 hal yang bikin aku bahagia, itu adalah fakta bahwa ERIC SUDAH TIDAK MENGAJAR KAMI LAGI!!!!!!!!!  Ahahahahahahahaha benar-benar berita yang seperti oase di padang pasir....Mungkin setelah pulang kampung ke Amerika liburan kemarin, dia memutuskan untuk ga balik lagi ke Jepang, atau dia malah sudah pergi ke china untuk buka coffee shop impiannya (seperti yang beberapa kali dia bilang). Apapun alasannya, AKU SENAAAANG!!

meracau

suju! suju! suju! suju! suju! suju! suju! suju! suju! suju!suju!suju!suju!suju!vsuju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!suju!vvvsuju!suju!suju!vvvvsuju!suju!vvsuju!suju!suju!vvsuju!suju!suju!suju!suju!vsuju!suju!suju!suju!vvsuju!suju!vsuju!vsuju!suju!suju!vvsuju!v
suuuuuujuuuuuuuuuuuuu!!!!!!!!!

owarisou na tokoro de...

AKu baru dapet daftar nilai semester 2 dari sekolahku.
Dan setelah melihat nilai-nilaiku, aku jadi mengerti bagaimana para senpai yang jarang nongol di sekolah dan dikeluhkan beberapa sensei karena memboikot pelajaran mereka itu akhirnya pada bisa lulus juga.
--;;
Aih... bener-bener sekolah yang terlalu murah hati.
 

Ngomong-ngomong soal sekolah, besok aku harus pergi ke tempat penuh penuh siksa, duka nestapa itu. Hiks..hiks...cuma buat orientasi sih, tapi tetep aja...ini menandakan dimulainya kembali hari-hari bangun pagiku.
Aaaah, haruyasumi mo sorosoro owacchau ne...

Ketika J digantikan oleh K

Hhhhhhhh...
sakit gigi....
menyebalkan!!
Untungnya nonton video2 Dong Bang Shin Ki alias Tohoshinki dan Super Junior (SuJu) di Youtube (si Anin kudu bertanggung jawab karena bikin aku kecanduan mereka --;;) bisa sedikit mengalihkan perhatianku dari rasa sakit.
Kyaaaaaa!!!
Denger DBSK nyanyi acapella bikin merinding!! hazukashii kedo...meromero ni nacchaimashita...
Nonton acara2nya SuJu, bikin ketawa ngakak.
Aaah, kenapa baru sekarang aku tahu keberadaan 2 grup luar biasa ini? Sepertinya dulu aku dibutakan oleh johnny's....

Over DOsis Korea

Gejala:
1. walaupun anti makanan pedas, bau kimchi mampu membuat perut yang sebenarnya sudah penuh jadi keroncongan lagi
2. 12 jam sehari dihabiskan untuk marathon nonton drama korea
3. kalo lagi ga ada kerjaaan iseng2 di youtube nyari acara2 TV korea dan senyum2 sendiri padahal sama sekali ga ngerti mereka ngomongin apa
4.tiba-tiba semangat nyari mp3 nya tohoshinki dan superjunior, plus religiously dengerin lagu "if" nya taeyeon sambil berusaha keras ngapalin liriknya
5. walaupun udah dibilangin "mustahil" sama orang korea nya langsung, tetep nekad mau belajar bahasa Korea autodidak
6. sering tanpa sadar mengucapkan kata "aiiiish" kalo kesel atau geregetan

AIIIIIISH!!!
I think I should see a doctor...

@_@

春が来た!

spring is in the air!
Udara mulai menghangat dan bunga Sakura mulai bermekaran, seperti yang bisa dilihat di Ougimachi kouen.
Image221Image220_1
   



KAlau ngomongin soal sakura, pasti yang teringat adalah ohanami alias acara memandang bunga sakura alias piknik dgn keluarga/kawan-kawan di bawah pohon sakura. Tahun ini, RENCANANYA, kami akan ohanami-an di Kyoto...otanoshimi!! Aaaah, indahnya musim semi !
Ngomong-ngomong, musim semi tahun ini adalah musim semi ke-3 ku di Jepang, yang berarti, ga kerasa, sudah 2 tahun aja aku di sini (dalam 2 tahun, lumayan banyak perubahan yang aku rasain, yang paling signifikan,tentunya sepertinya , adalah perubahan pada bentuk dan bobot tubuhku --;;). Oh ya, hari ini, kouhai-kouhai baru bakal datang...(wah, jadi DAI senpai bikin aku makin menyadari laju umurku ^^;;)

Anyways, I love spring!


Cuma 1 yang aku sayangkan: musim semi= dimulainya tahun ajaran baru. Hiks2, sebentar lagi sudah harus kembali ke sekolah. Iya yaaaaaa!!