« December 2007 | Main | February 2008 »

otsukaresamaaaaaaaaa

aku rasanya pengen banget meneriakkan kata itu ke diriku sendiri. Bener2 "OTSUKARE"!!! wisata sekolah 2 hari ke mie-ken (yang cuma 3 jam naik bus), menghabiskan lebih banyak tenaga daripada dugaanku.
demo, sanka suru koto ni shite honto ni yokatta to omou...igai to tanoshii tabi ni narimashita.^^
Hari pertama ke ise shrine sih ga begitu seru, secara kita dipimpin sama tour guide dalam waktu yang sangat sempit, jadi buat foto2 aja ga ada waktu (padahal sekkaku udah dateng ke sana, dan pemandangan di sana bagus banget T_T ). Tour guide nya sama sekali ga memberi kita kesempatan buat menikmati pemandangan dan bernarsis ria dengan dejikame, dia malah berulangkali ngomong kalo kita mengunjungi shrine seperti itu, kita harus "kokoro ni nanika wo kanjiru..." Well, for the japanese, maybe they should, but for me (yang bukan shinto, bukkyo, atau sejenisnya), --with all due respect-- I'd rather not....
Yang seru justru acara makan malamnya yang ditutup dengan karaoke. Bwahahaha, seru abis...yang udah 20 tahun pada minum2, danpada nyanyi tereak2 ga tau malu semua(terutama yang anak tahun ke2, kalo yang tahun pertama kayanya masih agak sungkan gara2 ada senpai...). Yappari nihonjin tte osake to karaoke ga daisuki desu ne...^^;; Ketika acara makan malam selesai dan aku diinformasikan kalau "untuk anak tahun pertama acara sudah selesai, sementara anak tahun ke 2 akan lanjut berhura-hura dengan sensei", aku dan stella udah siap2 balik ke kamar, tapi dicegat sensei yang mukanya sudah super merah gara2 dari tadi minum osake
nonstop. Katanya "kalian berdua ikut kita aja..."
Hhhh.... nasib jadi anak tahun pertama yang 3 thn lebih tua dari yang lain (yang berarti lebih tua juga dari kebanyakan 2 nen sei...)....Tadinya sempet bingung juga, tapi...secara kita douse balik ke kamar juga ga ada kerjaan  dan masih sore (baru jam 8), kita oke aja. Maka bergabunglah kami dengan anak2 tahun ke2--yang kebanyakan ga kami kenal--, 2 orang sensei, dan 2 orang dari top staff (kaisha yang akan merekrut anak2 dari sekolahku untuk jadi tour guide) di ruang karaoke. awalnya sih masih adem ayem aja, yang minum ya minum, yang ngobrol ya ngobrol, yang nyanyi ya nyanyi...tapi seiring bertambahnya jumlah alkohol yang diminum, suasana memanas....Sensei, yang ogah nyanyi, tiap kali ada orang yang nyanyi lagu yang nge-beat langsung meloncat ke tengah ruangan dan berjoget2 gila lalu menarik2 semua muridnya ke tengah juga (aku jg korban...)...parah-parah-parah-parah....bener2 beda sama sensei yang aku tahu di ruang kelas...

http://www.youtube.com/watch?v=-nzlSuojtGY

Tapi emang suasana di sana udah bener2 moriagarisugite, sampe semua orang udah ga peduli lagi...aku aja --yang bahkan nyanyi di depan temen sekelasku ga mau-- sampe rela berduet sama seorang senpai...
tanoshikattaaaaaaaaaaa!!! cuma, aku pengen tahu aja, seandainya ga ada alkohol, apa mereka tetep bisa seheboh itu, atau mereka bener2 tergantung sama alkohol untuk "membuat suasana jadi meriah"??

--bersambung--

                            

henshin (??)

how much have i changed in 2 years?
ada temen yang bilang, (hampir) 2 tahun lalu waktu dia pertama kali liat aku,dia mikir "sugoi!". bukannya apa2,  cuma aku adalah makhluk asia tenggara pertama yang pernah dia lihat langsung, dan menurutnya waktu itu aku terlihat "asia tenggara banget" (entah apa maksudnya). tapi katanya sekarang aku sudah ga terlihat  "sugoi" lagi di matanya, dalam arti sudah ga " asia tenggara banget"...
"mou anmari tounan ajia no kao wo shitenai" tte.
@_@
mungkin itu cuma gara2 dia udah terbiasa ngeliat aku aja....atau mungkin juga aku emang (somehow) berubah...
docchi yaro?


Owarimashita!!!

Akhirnya, minggu neraka ini berakhir juga!!!!!
Untuk merayakannya, tadi aku pergi makan sama wei2, mijin, n hosshan...tadinya sih mau makan yakiniku, tapi karena mereka "kasihan" sama aku yang ga pernah pergi ke izakaya (emang apa yang perlu dikasihani sih???) akhirnya mereka membawa aku ke sebuah izakaya di daerah Esaka, Warawara.
Gila, maka abis2 an, dan --namanya juga izakaya-- minum2 ga bisa dihindarkan..selesai makan dan minum, kami semua berada dalam kondisi "berdiri susah, berjalan tak bisa lurus" dan hosshan ga bisa berhenti2 tertawa keras2 padahal ga ada yang lucu.
Parah!
DAn lebih parah lagi adalah jumlah tagihannya. TAdinya aku dengan pede sudah mau mengulurkan selembar uang 10ribu yen ke mbak kasir, tapi ternyata jumlah sebesar itu ga cukup dan masih harus ditambah beberapa lembar 1rb an lagi (Untungnya jumlah itu dibagi rata ber4 tanpa mempedulikan siapa yang paling banyak makan atau minum. sesuatu yang kalo aku pergi sama temen2 indonesia adalah sesuatu yang agak mustahil, hehehe, sistem ga mau rugi tetep is the best, ne^^b) hhhh, bersenang2 itu memang menghabiskan uang.
sekarang aku pusing, ngantuk, capek, kekenyangan, dan kedinginan (2 hari ini bener2 dingin sampe di osaka pun turun salju !). Untungnya shiken sudah berakhir dan besok libur, bisa tidur sampai puaaaaaas.
^^V

*btw, semestinya hari ini aku pergi sama sensei ku ke Honmachi, tapi berhubung ga ada renraku apa2 lagi dari sensei sampai kemaren, begitu bel pulang berbunyi tadi aku langsung kabur aja...bukan salahku dong...

====================

tadi pas lagi makan, kami ngomongin co nya hosshan dan mijin, tentang first kiss mereka dan sejenisnya (tadinya aku udah ngetik detil percakapan kami, tapi karena itu semua bisa dikategorikan sebagai KOUJINJOUHOU dan demi menjaga privasi pihak2 terkait, aku memutuskan untuk men-delete semuanya), lalu tiba2, Hosshan berpaling ke arahku dan nanya "Kalo Ayu gimana??"

sono shitsumon kuru to omotta....aku bilang sejujurnya "belum ada tuh..."

dan mau tau apa reaksi hosshan dan mijin?

"Tapi emang sih,  ayu emang keliatan ga kepengen punya cowok. Kalo Wei2 baru..keliatan bgt ngebet kawin." datte...

Wakakakaka. emang bener sih kata mereka, kalo ditanya sekarang "hoshii atau hoshikunai", aku bakal jawab hoshikunai, tapi....emang sejelas itu ya keliatannya??

Emang di jidatku tertulis "SAYA TIDAK PERLU COWOK!"?

Our not so secret place

Sejak awal semester 2, aku dan stella menemukan "tempat persembunyian" strategis di sebuah pojokan lantai 3. Strategis karena tempat itu sepi, ada bangku nganggur, dan dari sana kita bisa melihat (dan mengomentari dan mentertawakan) orang2 yang lalu lalang di lobi sekolah. Tadinya yang biasa nongkrong di sana cuma kami berdua, lalu gueye dan wei2 bergabung, lalu seorang senpai ryuugakusei lain juga menggunakan tempat itu buat aktivitas krusial yang ga bisa dilakukan di tempat lain semacam bobok siang dan sejenisnya, dan tentu saja kami ga keberatan berbagi tempat dengan mereka.
Tapi akhir2 ini aku menyadari bahwa tempat ini mulai jadi tempat favorit SEMUA ORANG...Dari anak2 jepang yang 2 nensei, anak2 chuugokujin dari gakka lain, semuaaaaaa!! Sekarang "tempat persembunyian" kami itu ga bisa lagi jadi tempat sembunyi, dan lebih parah lagi, kami harus berebut tempat dengan yang lain.
Aku masih bisa toleransi, aku masih bisa sabar, sampai kemarin...setelah berkutat dengan soal kokunaichiri yang bikin puyeng dan mendambakan ketentraman di pojokan favoritku, aku menemukan "GURU FAVORITKU DI SELURUH DUNIA"  E**C duduk manis sambil makan sandwich di sana! DAn hari ini kejadian yang sama berulang lagi....

(of course, he said that he wouldn't mind moving to another place if we didn't want him to sit there, but how could we possibly ask him to leave??? He is after all our teacher... which is actually one of the main reasons why we didn't want him there in the first place.@_@)

T______________________________________________T
Oh God, from all the senseis in our school why did it have to be him?? WHY???
Kayanya aku kudu mencari tempat persembunyian baru.

ASAP!

---------------------------------------------------------------------------------------------------

eniwei, betewe,,,,BESOK HARI TERAKHIR KIMATSU SHIKEN!!!! walaupun sampai hari ini minggu ujian ku diwarnai dengan shippaidarakke...saigo made gambarimasu!

Dan setelah itu, tinggal menghitung hari sampai haru yasumi .

^o^/

(sayang sekali besok ada kelasnya si E**C dan aku harus datang, karena sejak minggu lalu dia selalu nyindir2 tiap kali ketemu. padahal, plis deh, dari 8 kali kelasnya, aku baru ga dateng 3 kali, ga ada setengahnya!! Sama sekali ga berdasar kalo dia bilang aku selalu bolos kelasnya! dan satu lagi yang menyebalkan adalah aku ga bisa ikut "merayakan hari kebebasan dengan makan-makan" sama temen2ku karena... I've got a date with my tannin no sensei >,< mau ngomongin masalah ngajar2 bahasa Indonesia itu. Huaaaa, aku mau pergi sama temen2ku,  mau bersenang2, mau melupakan masalah sekolah, kenapa aku malah harus pergi sama wali kelasku????)

I'm soooo dead

ITALIA
Roma

bandara: Fiumicino (FCO) a.k.a     Leonardo daVinci airport.
sungai yang melewati roma:  tebere, di barat sungai ini ada gereja san pietro.
di chapel システィーナ ada karya michaelangelo yang terkenal "the creation".

stasiun terakhir: termini
-collosseum
-fororomano
-di daerah utara ada taman borguesse (di dalamnya ada galeri borguesse)
-condotti : shopping street untuk brand2 terkenal seperti  prada, gucchi dll
- gereja santa maria in cosdin - ada "the mouth of truth"
-di timur gereja ini ada チルコマッシモ yang adalah lokasi pembuatan film "Ben Hur".

Milano (Milan)
-gereja duomo yang berarsitektur gothic
- gereja santa maria del grazie-- di ruang makannya ada lukisan terkenal Leonardo da Vinci, "the last supper"
-tempat belanja brand2 terkenal: monte napoleone

Venezia (venice)
- airport: Marco Polo Airport (VCE)
- kota air
-kanal: canal grande,==> rialto bridge
-pusat wisata: san marco hiroba
-transportasi :bus air "vaporetto" atau  gondola

Firenze (Florence)
- keluarga medicci --> renaissance
- sungai arno --> vecchio bridge
- gereja santa maria de fiore
- Uffizi gallery
- accademia gallery --> patung "david" karya michaelangelo
- menara pisa

Napoli (Naples)
- dari bahasa yunani yang artinya "kota baru"
-pelabuhan santa lucia
-Castel dell'Ovo (Italian: "Egg Castle")
- kastil nuovo --> sekaiisan
- ponpei --> gunung berapi vesuvio
- capri island --> blue grotto
- ischia island --> hotspring
- sister city : kagoshima
- pizza margeritta
-----------------------------------------------------------------------------------------------------

Spanyol
...................................................................
..................................................................
...................................................................

----------------------------------------------------------------------------------------------------
Portugal
............................................................
............................................................
..............................................................

----------------------------------------------------------------------------------------------------
swiss
............................................................
...........................................................
..........................................................
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Austria
.....................................................
..................................................
...................................................

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Inggris
................................................
................................................
.................................................

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Perancis

...................................................
....................................................
................................................
..................................................
....................................................
....................................................
...................................................

T____________________________________________________T

half longing, half dreading

NOW I remember the reason why  I hesitated to go home....
(and that's also one of the reasons why I wanted to come here -- or should i say, why i wanted to leave that place-- so badly at the first place).
It's too late now, there's no turning back .
gotta be prepared for the worse :(


no e-mail account

Minggu lalu guru IT kami memulai pelajaran dengan bertanya pada kami semua "Siapa yang punya email komputer?"
And to my surprise, yang ngangkat tangan cuma aku,stella, dan seorang anak jepang. Akhirnya, sensei harus membimbing 10 anak lain langkah demi langkah untuk membuat account e-mail di yahoo japan dan kemudian memberikan penjelasan terperinci mengenai cara mengirimkan e-mail dengan attachment.
Mmmmm...seingetku, ini tahun 2008, dan kami ada di JEPANG! Bagaimana mungkin e-mail yahoo adalah hal yang asing buat mereka?? Dan aku ga pernah tau kalau bikin email yahoo bisa serumit itu sampe sensei merasa perlu meluangkan sekitar setengah jam untuk membimbing mereka....Apa cuma anak2 di sekolahku (lebih spesifik lagi kelasku) yang kaya gini ya??
Hhhh....mungkin ini karena di Jepang, teknologi HP sudah sedemikian maju, mereka kebanyakan berinternet dan beremail2-an ria dengan HP kapan pun dan dimanapun, sampe mereka ga perlu lagi "e-mail pasokon konvensional".
Tapi masa sih selama 18/19 tahun hidup mereka sebelumnya ga pernah merasakan kebutuhan untuk membuat account e-mail di yahoo atau sejenisnya?
watashiniha kangaerarenai kedo...hito ha sorezore dayona..
(apalagi buat mereka yang butuh internet cuma untuk ngecek mixi, nonton video di youtube dan baca2 ramalan cinta @_@)

-----------------------------------------------------------------------------------------------------

ga nyambung dengan judul maupun tulisan di atas, aku cuma mau bilang.. HARI INI DINGIIIIIIN! Cukup dingin sampai beberapa kali turun salju rintik-rintik (kayanya sih salju ga bisa dibilang 'turun rintik-rintik', tapi aku ga tau lagi bagaimana mendeskripsikannya), dan kalau liat ramalan cuaca, besok bakal lebih parah lagi (dinginnya, bukan saljunya --unfortunately--).

Jadi ga sabar kembali ke "kehangatan" kota jakarta....

Siap-siap Bankrut

Haruyasumi mau pulang ke Indo,
abis itu maen ke Korea.....
abis itu, nangis darah meratapi keadaan rekening bank.

Pembeli adalah Raja

Aku sudah memutuskan untuk pulang pake cathay pacific yang menawarkan tiket hayatokun 14 yang kalau dihitung2 harganya jauh lebih murah dari garuda. (haha, so much for patriotism..in the end ternyata dompet juga yang menang ^^;;).
Demi membeli tiket itu, hari ini aku pergi ke HIS Umeda. Pengalaman pertamaku berurusan langsung sama travel agent, dan aku sama sekali ga kecewa!
Selama ini, sebagai siswa travel gakka, aku belajar banyak hal yang berhubungan sama pelayanan terhadap tamu, kerjaan di counter, dsb, dan kebanyakan hal-hal yang diajarin kuanggap bakabakashii, sopan berlebihan, dan ga penting. Tapi hari ini, setelah melihat sendiri bagaimana hal yang diajarkan itu dipraktekkan di depan mukaku (dengan aku sebagai customer), aku menyadari pentingnya itu semua.
DAri awal dimulai dengan aisatsu, sapaan ramah, selalu minta maaf sebesar-besarnya kalau sudah bikin kita menunggu, ucapan terima kasih, penjelasan yang lengkap dan saran-saran yang baik hati, dengan sabar meladeni okyaku yang bahasa jepangnya dodol (like me@~@), semua bikin proses pembelian tiket (yang igai to makan waktu hampir 1 jam) berasa ga menyebalkan walaupun cukup banyak dibuat menunggu dan harus isi segala macam formulir ini itu.
Ga heran senseiku bisa nyombong kalau jepang termasuk negara no 1 di dunia untuk masalah servis terhadap pelanggan.Ungkapan 'Pembeli adalah raja' bener2 berasa banget di sini.
Kontras sekali sama sebuah negara (yang amat kucinta dan kurindu no matter what)
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

Kemarin hal yayakoshii yang bikin proses moushikomi jadi cukup lama adalah masalah nama lengkapku.

Sebenernya, di akte kelahiran, namaku cuma "Ayu Arsandhi", ga pake embel-embel fam Patty, tapi waktu sekolah, aku terdaftar sebagai "Ayu Arsandhi PAtty", demikian juga di KTP dan Paspor ku. Di Indonesia ga pernah ada masalah dengan variasi namaku itu. Tapi kemarin, waktu disuruh ngisi formulir, aku bingung karena di situ ada kolom "PAssport NAme" yang dibagi jadi 2 bagian:

1. Surname

2. Given name

Seinget ku, passpor ku ga dibagi jadi "surname" dan "given name", langsung aja "full name", sementara si mbak counter minta aku mengisi form SAMA PERSIS dengan paspor kalau ga mau beresiko ga diijinin naik pesawat. Akhirnya, aku minta saran sama si mbak counter, dan dia bilang, UMUMNYA orang bakal isi nama keluarganya di depan, baru namanya sendiri. Tapi aku masih belum yakin, jadi aku telepon ke rumah untuk nanya urutan namaku di paspor. Ternyata bener, namaku di situ tertulis "Ayu Arsandhi PAtty", sono manma, ga pake dibalik2.

Waktu aku bilang begitu ke si mbak counter, dia awalnya keliatan ragu-ragu, tapi akhirnya pasrah juga, dia minta aku nulis "Ayu" di bagian "Surname", dan "Arsandhi PAtty" di bagian "given name" (sekarang giliran aku yang berasa aneh, sejak kapan Ayu jadi nama keluargaku??).

Sampai terakhir, rupanya si mbak masih belum yakin juga, dengan menyampaikan kekhawatiran akan kemungkinan aku bakal ditolak naik pesawat (which I think was very kind of her,), dia minta aku memastikan sekali lagi urutan namaku dan kalau bisa bawa fotokopi paspor. Menurut dia, sampe sekarang, belum pernah ada kasus yang kaya aku...

Kalau dipikir-pikir bener juga, selama ini kalau liat paspor temen2 dari negara lain, nama mereka selalu dibagi jadi 2 bagian "Surname" (yang ditaruh pertama) diikuti dengan "Given name". Sampai sekarang, baru paspor Indonesia aja yang kuliat langsung menulis "Full Name" tanpa dipisah2. Mungkin ini karena-- ga seperti di banyak negara-- di Indonesia, nama keluarga bukan sesuatu yang MUTLAK ada. Suku2 seperti JAwa, coba...umumnya ga punya nama keluarga kan? (paling nama bapaknya yang ditaroh di belakang namanya, kaya Tommy Suharto).

mAsalah urutan nama aja bisa bikin pusing.  coba kalau kemarin aku bilang ke si mbak "WAh, saya ga punya nama family name, mbak!" apa ya kira2 reaksinya.

hehehe

初shopping

Tangan, kaki, sekujur badan pegeeeel semua!! Dan kemarin, pertama kalinya aku sampai harus pulang naik taksi dari umeda ke asramaku di oogimachi (yang jaraknya cuma sekitar 10 menit jalan kaki) saking capek dan pegelnya.
BArgain awal tahun memang gila-gilaan...bener-bener GILA. Kemarin, seolah seisi osaka tumplek blek di daerah-daerah perbelanjaan macam Namba demi memperebutkan barang-barang bermerek maupun tak bermerek yang diembel-embeli tag "OFF ~%". MAu jalan aja susah, mau naik eskalator kudu ngantri, mau bayar barang di kasir harus ngantri di line yang panjang kaya ular.
And, I was one of those people, yang berdesak-desakan dan bersikut-sikutan demi membeli atau bahkan hanya melihat barang yang dia mau. aku rela mengantri di kasir hampir setengah jam untuk membayar  sepasang sepatu di Zara yang harganya cuma lebih murah 1000 yen dari harga asli. Sesuatu yang dalam keadaan normal ga akan aku lakukan, apalagi, setelah kulihat-lihat dan kucermati lagi sekarang, the shoes aren't even that cute. Tapi kemarin, aku benar2 dikuasai oleh sebuah energi maha dahsyat bernama "daya tarik diskon" yang ga memungkinkanku untuk berpikir jernih, semua produk yang dilabeli "off ~~%" terlihat murah dan worth it untuk dibeli.
Untungnya,kebodohanku bisa dikendalikan oleh keterbatasan uang tunai. Aku bersyukur ga menarik uang banyak-banyak di ATM hari sebelumnya, sehingga aku sudah harus cukup puas setelah menghabiskan uangku di uniqlo, gap, dan zara. TAdinya, masih ada Benetton yang jadi incaranku--tapi, mungkin memang ini pertanda aku harus berhenti -- aku ga bisa menemukan barang incaranku di BEnetton SHinsaibashi.
JAdi, begitulah, aku pulang hanya dengan 3 kantung belanja di tanganku walaupun sudah menghabiskan sekitar 6 jam muter-muter di Namba-Shinsaibashi (plus hampir 2 jam di HEP 5 Umeda). Jangan bandingkan dengan oneechan2 dan obachan2 Jepang yang berseliweran dengan kantung besar-besar--bahkan banyak juga yang sudah siap sedia bawa koper untuk membawa barang belanjaannya-- seperti orang mau pulang kampung. Kalau dibandingkan dengan mereka, bisa dibilang aku sudah sangat amat berhemat dan mengendalikan diri kemarin.
Lagipula, diskon awal tahun kan cuma setahun sekali...
But maybe, just MAYBE, I should go to the benetton outlet  in universal city 2morrow to see if the cute sweater I saw 2 days ago is still there...not that I'm going to buy it if it is, I just need to know...out of curiousity,..